Kenampakan "Satgas Covid-19 RT 05" Bergerak mengawal Bupati GK Bersama Lurah Kepek

Kebanggan bagi warga RT 05 Ledoksari, karena "Satgas Covid-19 RT 05" Ledoksari dapat mendampingi Bupati Gunungkidul bersama Lurah Desa Kepek dalam berkegiatan.

Pimpin Langsung Armada Penyemprotan di RT 05, Pak Lurah Mendapati Kain Merah

Sebuah kehormatan bagi RT 05 karena armada yang melakukan penyemprotan dipimpin langsung oleh Pak Lurah bersama dengan personil dari Koramil juga Babinsa.

Inilah SEMPAK yang Selalu Dipakai Warga RT 05 Berkegiatan

SEMPAK.... Sempak selalu berusaha dimunculkan dalam setiap kegiatan warga di RT 05. Dengan Sempak ini kegiatan jadi gayeng regeng. Seperti sebuah ruh,...

Lurah Kalurahan Kepek resmikan Website RT dan Pimpin Deklarasi Adaptasi Kebiasaan Baru Warga RT 05 Ledoksari

Amazing and inspiring....mungkin 2 kata itu yg pantas di berikan kepada warga Rt.05 padukuhan Ledoksari, kalurahan Kepek, kapanewon Wonosari. Pasalnya ...

Lurah Kepek Berikan Dukungan Pada Satgas Covid RT 05

Lurah Desa Kepek memberikan bantuan langsung sebagai bentuk dukungan pada satgas. Bantuan berupa APD untuk mendukung kegiatan penyemprotan oleh

Tingkatkan Kewaspadaan, Satgas Covid RT 05 Pasang Pasang Banner

Penambahan pemasangan lokasi spanduk/ banner di tempat-tempat strategis pun dilakukan guna mengingatkan warga maupun tamu pendatang.

Satgas Covid RT 05 Bergerak, Bantuan Pun Datang

Satgas Covid RT 05 bergerak pada instansi di sekitar RT 05 untuk menggalang kepedulian dan donasi bagi penderita Covid khsususnya untuk warga RT 05. Beberapa instansi pun tergerak, seperti KPP Pratama, Dinas Sosial, maupun Tagana.

RT 05 Ledoksari Bentuk Satgas Covid Tingkat RT

Sebagai bentuk kewaspadaan dan kesiapsiagaan tingkat RT, warga RT 05 Ledoksari berinisiatif untuk membentuk tim Satgas Peduli Covid di Tingkat RT. Hal ini berawal dari pengalaman beberapa warga RT 05 Ledoksari yang teridentifikasi OTG terhadap virus corona.

Wednesday, 24 February 2021

Mau Hajatan? Cermati Dulu SOP dari Kelurahan Kepek Berikut ini

Mau adakan hajatan? Cermati dulu SOP dari kelurahan Kepek ini, agar tidak dibatalkan.... Karena di masa pandemi ini, Kalurahan Kepek mengeluarkan standar operasional prosedur untuk penyelenggaraan hajatan warga. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. 

Berikut ketentuan penyelenggaraan hajatan di kelurahan Kepek Wonosari,

1. Setiap warga yang hendak melakukan hajatan baik di rumah maupun di gedung wajib mengajukan surat pemberitahuan hajatan kepada Pemerintah Kalurahan Kepek

2. Membentuk panitia pelaksana hajatan guna memperlancar jalannya hajatan dan menjaga agar pelaksanaan protokol kesehatan berjalan sesuai anjuran pemerintah

3. Panitia yang dibentuk berasal dari RT setempat dan personel di dalamnya harus dalam keadaan sehat dan tidak ditemukan gejala terdampak virus  (batuk , flu, berat, suhu tubuh tinggi dll)

4. Panitia dan pemangku hajat wajib menyediakan perlatan protokol kesehatan seperti alat pengukur suhu, tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, hand sanitizer, masker serta tisu saat pelaksanaan kegiatan.

5. Pemangku hajat dapat bekerja sama dengan relawan dari posko PPKM MIkro Covid 19 Kelurahan Kepek dalam memandu alur Tamu dan pemeriksaan awal khadiran tamu

6. Jika secara ijab qabul dilaksanakan di rumah atau di gedung pertemuan maka tempat duduk hanya boleh disediakan 20 kursi yang ditata sesuai protokol kesehatan (10 kursi untuk pihak laki-laki dan 10 kursi untuk pihak perempuan)

7. Dalam hal acara temu besan, hanya boleh disediakan 50 kursi yang ditata sesuai protokol kesehatan

8. Dalam resepsi seluruh tamu, panitia dan pemangku hajat harus bermasker serta tidak diperkenankan menyediakan tempat duduk tamu, Dinner set (gubug hidangan) dan sebagai hidangan makanan harus disediakan dalam bentuk nasi box baik untuk tamu, keluarga maupun panitia.

9.Seluruh tamu yang hadir tidak diperbolehkan bersalaman dengan pemangku hajat dan subjek hajat serta dibuat alur jalan agar dapat menjaga jarak satu dan yang lain.

10. Pemangku hajat dan panita boleh memerikan acara hiburan  kepada tamu dalam bentuk pita/melalui pita suara dan atau live streaming serta dilarang dalam bentuk elekton, campursari live dll.

11. Jika ternyata bahwa wilayah yang mengijinkan ijin hajatan adalah zona merah covid 19, maka Lurah dapat membatalkan  ijin hajatan yan akan /telah dimiliki pemangku hajat.

12. S.O.P di atas akan ditinjau kembali sesuai situasi dan kondisi di masa mendatang.


Demikian informasi ini, semoga bisa menjadi perhatian dan pertimbangan bagi warga RT 05 khususnya yang akan mengadakan acara hajatan.

Friday, 12 February 2021

Masa PPKM, RT 05 Tetap Laksanakan Pertemuan Rutin Warga Dengan Konsep Baru

 


Meskipun dalam masa PPKM, kegiatan masyarakat khususnya di RT 05 Ledoksari tetap dilaksanakan. Pertemuan Rutin Warga tetap dilaksanakan di Balai RT. Pertemuan Arisan rutin warga RT 05 dilakukan dengan mengadopsi konsep Dhrive Thru. Penjadwalan kedatangan sudah diinformasikan jauh hari sebelumnya untuk mengantisipasi kerumunan warga. Tentunya protokol kesehatan pun tetap dijalankan secara ketat, mengingat aturan pemerintah mengenai PSBB masing diperpanjang.

Kegiatan yang biasanya dilaksanakan malam hari, kali ini dilaksanakan sore hari. Menghindari kegiatan warga lebih dari pukul 19.00 . Warga datang sudah menyiapkan uang setoran dan petugas sudah siap ditempatnya masing-masing. Pintu masuk dan keluar pun sudah dibuat berbeda.Masuk dari sisi selatan, warga langsung disambut bendahara untuk iuran arisan rutin. Kemudian berlanjut ke bendahara jimpitan, lanjut ke petugas koperasi simpan pinjam, lalu ke petugas iuran sampah terakhir adalah petugas dana pralaya. Dengan kondisi demikian pertemuan warga berlangsung cepat tanpa ada kerumunan. Terakhir sebelum keluar dari sisi utara, warga yang telah menyelesaikan kewajiban-kewajibannya dipersilahkan untuk mengambil snack yang telah disediakan oleh tuan rumah.

Selain konsep pertemuan yang baru tersebut, undian arisan pun dilakukan secara digital. Aplikasi spinner digunakan untuk menentukan undian arisan.

Selain itu pula Koperasi Simpan Pinjam TEMA SEJAHTERA juga melaksanakan RAT Tutup Buku 2020 yang sebelumnya juga sudah di setujui LPJ dari anggota untuk disahkan.
sehingga seluruh warga bisa mendapatkan SHU...





Tuesday, 9 February 2021

Tindak Lanjuti Instruksi Gubernur, Inilah Yang Dilakukan Satgas Covid RT 05

Tanggal 8 Februari 2021, Gubernur DIY mengeluarkan Instruksi Gubernur berkaitan dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro. PPKM berbasis mikro dilakukan dengan mempertimbangkan kriteria zonasi untuk pengendalian kasus Covid hingga tingkat RT. Menindak lanjuti hal tersebut, Satgas Covid RT 05 berbenah dan melengkapi sarana prasarana yang ada. Salah satunya dengan melengkapi sekretariat Satgas Covid RT 05 yang bertempat di Balai RT 05.
Selain itu, perbaikan banner di pintu masuk pun menjadi sasaran.


Banner-banner himbauan yang rusak seperti tali lepas, sobek, mulai kendor diperbaiki dan dan ditata kembali. Semua itu dilakukan sebagai salah satu bentuk dukungan untuk melaksanakan Instruksi Gubernur tentang PPKM mikro yang ditetapkan tanggal 8 Februari 2021. 



Monday, 8 February 2021

PPKM diperpanjang, Inilah Alternatif Pelaksanaan Pertemuan Rebo Pahingan Warga RT 05 agar Tetap Berjalan

Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), berimbas pada kegiatan pertemuan rutin warga RT 05. Pertemuan rutin malam rebo pahingan yang seharusnya secara jadwal dilaksanakan tanggal 9 Februari 2021 ini pun hampir batal dilaksanakan. Namun demikian, dengan kebijaksanaan dari RT kegiatan pertemuan rebo pahingan tetap akan dilaksanakan tetapi diundur waktunya.

Secara jadwal, acara rutin arisan dan rembug warga RT 05 dilaksanakan 9 Februari 2021 (biasanya malam hari). Namun dengan kondisi PPKM ini, pihak pengurus RT mengambil kebijakan untuk mengundur pelaksanaannya pada hari Jum'at, 12 Februari 2021. Pelaksanaan acara rutin tersebut tetap dilakukan dengan beberapa modifikasi. Modifikasi tersebut terkait waktu pelaksanaan, tata cara pembayaran iuran rutin, dan juga kaitan dengan rembug warga. 

Rencana untuk waktu pelaksaanaan diubah menjadi sore hari, mulai dari jam 15.00 -17.00 WIB. Proses pelaksanaan pembayaran iuran dilakukan secara drive thru, langsung bayar pada petugas yang standby di balai RT. Warga pun dihimbau untuk menyiapkan dengan uang pas, untuk menghindari antrian yang lama terkait kembalian. Pembayaran pun dilakukan berdasarkan zona berdasarkan dasawisma. Terkait ada jika informasi dan hal yang diperlukan rembug warga, nanti akan diinformasikan melalui grup whatsapp.





Sunday, 7 February 2021

Dinilai efektif...Satgas Covid Rt.05 Ledoksari kampanyekan gerakan 5 M cegah Covid19 dengan aplikasi Twibbonize


Ponsel pinter tidak bisa lepas dari media sosial....ini yang menggelitik Satgas Covid Rt.05 Ledoksari mengkampanyekan pencegahan Covid 19 dengan menggunakan aplikasi Twibbonize, salah satu aplikasi yang bisa di unduh pada ponsel pintar yang kita miliki. Aplikasi ini dinilai efektif untuk mengkampanyekan gerakan 5 M pencegahan covid 19 di Rt.05 ledoksari karena di jaman yang serba IT ini hampir 90% warga memiliki ponsel pintar. Demikian dikatakan sekretaris Satgas Covid Rt.05 Ledoksari Triyono,M.Pd disela sela kerja bakti pemasangan benner himbauan untuk bisa melaksanakan 5 M pencegahan covid 19, minggu 7 februari 2021. Adapun cara masuk aplikasi tersebut adalah : 
2.pilih foto dari ponsel pintarmu 
3.atur besar kecilnya foto 
4.jika sudah sesuai lakukan crop 
5.download 
6.buka gambar hasil download 
7.pasang gambar di story hp,fb,ig dll 
8.selesai 
Akhirnya selamat mencoba, mudah mudahan kita semua diberikan selalu kesehatan oleh Allah, Tuhan YMR dan di jauhkan dari covid 19

Saturday, 6 February 2021

Satu Warga Masuk RSUD, Ini Langkah Sigap Satgas RT 05


Kamis, 4 Feb 2020 malam salah satu warga RT 05, mengalami sesak napas yang luar biasa. Dari kondisi tersebut, kemudian yang bersangkutan dibawa ke RSUD untuk ditangani lebih lanjut. Secara riwayat rekam medik yang bersangkutan memiliki riwayat asma. Di RSUD kemudian dilakukan rapid, dan hasilnya reaktif. Untuk memastikan yang bersangkutan positif covid atau tidak kemudian pihak RSUD melakukan tes swab.

Dua hari di rumah sakit, kondisi yang bersangkutan mulai membaik tetapi hasil swab belum keluar. Meskipun kondisi sudah membaik, di rumah yang bersangkutan masuk ruang isolasi. Mendapat informasi demikian, satgas covid RT 05 sigap bergerak cepat untu mengambil langkah antisipasi.
Satgas berkoordinasi dalam tim dan penasehat,
Sambil menunggu hasil swab keluar, tim satgas RT 05 kemudian melakukan tindakan sebagai berikut.

1. Menghimbau keluarga yang bersangkutan dirumah untuk melaksanakan isolasi mandiri.

2. Satgas covid sudah menindak lanjuti dengan menghubungi pihak keluarga dan sudah mengkondisikan segala kebutuhan logistik selama isolasi.

3. Sampai ada hasil swab dari RSUD, kebutuhan isolasi di tanggung bersama oleh warga RT.05 melalui dana covid yg dikelola oleh satgas.

Demikian info ini kami sampaikan...mohon doanya agar pak Kusriyadi segera di beri kesehatan oleh Allah dan hasil swabnya negatif...